Fistel dapat keluar feses dari lubang tersebut. Keluarnya feses

Fistel (mungkin yang anda maksud adalah fistula ani) dan hemoroid/ambeyen merupakan dua hal yang berbeda, sehingga memang tidak bisa secara langsung dibandingkan keparahannya. Wasir atau hemoroid atau ambeiyen adalah munculnya tonjolan pada dekat lubang anus, dikarenakan adanya pelebaran sekelompok pembuluh darah pada daerah di dalam rektum atau di dalam anus. Ambeyen ini dapat ditandai dengan timbul benjolan yang keluar dari lubang anus (akan semakin jelas ketika mengedan), anus terasa gatal, terasa nyeri, kemerahan dan bengkak, keluar darah segar menetes setelah BAB atau keluar lendir saat BAB. Ambeyen ini memiliki derajat keparahan sendiri, dimana untuk  derajat satu pembengkakan kecil yang muncul di dalam dinding anus dan tidak terlihat di luar anus, untuk derajat dua pembengkakan lebih besar yang keluar dari anus saat anda buang air besar dan masuk kembali dengan sendiri saat sudah selesai buang air, dan derajat tiga dimana satu atau lebih benjolan kecil yang menggantung dari anus dan bisa didorong untuk masuk kembali serta derajat empat dimana tampak benjolan besar yang menggantung dari anus dan tidak bisa didorong kembali. Semakin berat derajat ambeyen ini, maka resiko perdarahan yang terjadi akan semakin besar. Sedangkanfistula ani adalah bahasa medis untuk saluran yang terbentuk dan mungkin terinfeksi antara bagian akhir usus yakni antara rektum sampai lubang anus dan kulit di sekitar lubang anus. Anal fistula biasanya ditandai dengan adanya lubang pada kulit di sekitar anus yang kadang dapat keluar feses dari lubang tersebut. Keluarnya feses ini akan semakin menyebabkan iritasi pada lubang fistula dan menyebabkan radang pada fistula. Infeksi bisa semakin meluas, menyebabkan akumulasi nanah atau abses sekitar daerah anal, selain menyebabkan pembengkakan, dan nyeri pada daerah sekitar anal. Jika tidak ditangani secara baik, fistula ini dapat semakin membesar dan bisa menimbulkan bekas lubang yang harus dikoreksi dengan operasi.Jika membandingkan keduanya, maka kedua kondisi ini sama-sama bisa menyebabkan munculnya benjolan pada daerah sekitar anal. Namun dilihat dari kondisi utamanya tentu berbeda, dimana hemoroid beresiko menyebabkan perdarahan, sedangkan fistula anal bisa menyebabkan munculnya lubang atau abses di sekitar daerah anal. Jadi memang sulit untuk menentukan mana yang lebih berbahaya tanpa ada ukuran yang jelas. Jika dilihat dari resiko perdarahan yang mungkin muncul, maka mungkin bisa dikatakan ambeyen lebih berat dibandingkan dari fistula anal. Namun jika dilihat dari kemungkinan kerusakan struktur normal daerah anal, maka fistula anal bisa lebih berat, karena bisa menyebabkan munculnya lubang-lubang pada daerah kulit sekitar anal jika tidak ditangani.