Perdagangan mengeksploitasi para imigran illegal tersebut melalui prostitusi seksual,

Perdagangan Manusia (Human Trafficking)

 

Latar belakang

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Perdagangan manusia merupakan
tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan , pengiriman, pemindahan orang
secara paksa ataupun dengan rayuan atau bujukan, dengan ancaman kekerasan dan
penculikan sehingga orang memegang kendali terhadap tindakan tersebut
mendapatkan keuntungan secara besar yang bertujuan untuk meng-eksploitasi orang
di dalam negara maupun di luar negara. Tindakan tersebut sangat melanggar
undang undang di setiap negara yang ada meski tindakan tersebut sering
dilakukan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab.perdagangan manusia
selalu didapatkan di berbagai belahan dunia dan beragam cara maupun jenis
perdangan manusia tersebut. Pengiriman perdagangan manusia tersebut di pegang
kendalinya oleh para boss atau pun mafia atau kepala sindikat sindikat yang
tidak bertanggung jawab, setelah di lakukannya suatu perdagangan tersebut para
mafia mafia tersebut mengeksploitasi para imigran illegal tersebut melalui
prostitusi seksual, budak, praktik praktik illegal, adopsi illegal (jika anak
anak), bahkan penjualan organ organ tubuh manusia. Sedangkan para boss dan
mafia tersebut menikmati hasil dari perdagangan illegal yang sangat besar
keuntungan yang didapat dari hasil perdagangan tersebut.

Terdapat beberapa bentuk yang
biasa dilakukan dalam perdangan manusia tersebut yaitu memperdagangkan
perempuan dan anak anak dibawah umur untuk dijadikan pembantu rumah tangga
maupun budak, perempuan perempuan dijadikan display atau pajangan ditempat tempat
prostitusi, perdagangan anak perempuan dijadikan budak atau pekerja seks di
club malam atau bar, eksploitasi anak untuk dijadikan sebagai pengedar
narkotika atau ganja atau kokain dan semacamnya dan memperdagangkan bayi. Untuk
masalah memperdagangkan bayi biasanya para oknum tersebut menculik bayi,
menculik ibu yang sedang hamil, dan bahkan membuat korban terjerat hutang yang
sangat besar hingga korban tersebut tidak mampu membayarnya dan sebagai
gantinya adalah dengan menyerahkan anak tersebut untuk melunasi hutang hutang
yang diterima oleh korban tersebut.

Dilihat dari penjelasan diatas
pasti tidak luput dari faktor yang menyebabkan terjadinya perdagangan manusia.
Faktor yang biasa kita jumpai adalah dari faktor keluarga dan yang biasa
menjadi korban adalah anak anak, karena jika didalam satu keluarga tersebut
sedang mengalami musibah atau masalah (broken home) dan melampiaskan ke anak
tersebut hingga mental anak turun dan pergi atau kabur dari rumah, disaat
itulah terdapat oknum yang membujuknya untuk ikut bisnis ataupun bekerja
padahal yang sebenarnya adalah menjadikan anak tersebut menjadi budak. Lalu ada
faktor kemiskinan akibat multi krisis, jika disuatu wilayah dalam negara
tersebut mengalami kemiskinan yang parah kemungkinan yang akan terjadi adalah
banyaknya para pengangguran yang terlantar sehingga jalan terbaik yang mereka
pikirkan adalah migrasi ke tempat atau negara yang dikiranya memiliki potensi
pekerjaan yang tinggi tetapi karna kurangnya informasi yang didapat dari
imigran tersebut lalu membuat mereka menjadi semakin sengsara, dan jika yang
mengalami kemiskinan tersebut adalah suatu keluarga sehingga orang tua tersebut
dengan teganya menjual anaknya yang bahkan dibawah umur kepada para oknum oknum
yang tidak bertanggung jawab untuk melunasi hutang yang di derita oleh keluarga
tersebut. Dan tentunya di zaman ini banyak sekali pemuda pemudi yang memiliki
kebutuhan hidup yang sangat tinggi dan itu melebihi dari yang orang tua nya
miliki, karna terdorong oleh kegengsiannya tersebut para Anak Baru Gede (ABG)
tersebut rela menjual dirinya kepada para oknum berhidung belang untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya yang cukup tinggi terssebut, bahkan orang tua dari anak
tersebut tidak mengetahuinya bahwa anak tersebut sudah melakukan perbuatan yang
sangat tidak baik untuk moral anak tersebut. 

Dampak yang terjadi jika korban
tersebut terselamatkan memiliki dampak yang cukup berat dan berkepanjangan.
Dampak yang biasanya di derita oleh para korban itu ialah dampak non fisik
(psikis) dampak tersebut dapat menimbulkan bersalah yang cukup besar sehingga
membuatnya trauma terhadap orang orang disekitarnya hingga takut untuk
berhadapan dengan kedua orang tuanya tersebut, lalu korban tersebut selalu
merasa kebingungan kesepian dan bahkan korban tersebut sudah tidak memiliki
harapan hidup dan harga dirinya lagi karna telah melakukan perbuatan tersebut
sehingga korban tersebut lebih memilih untuk tetap melakukan perbuatan
(melacur) tersebut untuk melepaskan masalah yang ada. Adapula dampak secara
fisik biasanya di temukan oleh para imigran yang dijadikan buruh,pembantu rumah
tangga,budak dan lain sebagainya. Dampak fisik tersebut berupa memar,luka
lecet,luka berat, robek, bahkan cacat karna ditempatnya bekerja para imigran
tersebut telah dianiaya oleh majikannya karna telah lalai mengerjakan tugasnya
ataupun karna majikan tersebut memang suka menyiksa para imigran tersebut.

 

 

 

Rumusan Masalah

 

1.      
Apa peran pemerintah dalam melakukan upaya
penanggulangan perdagangan manusia??

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembahasan

 

Di negara indonesia yang
populasinya tedapat ±226 juta jiwa juga sering didapati adanya perdagangan
manusia (human trafficking) terlebih lagi yang selalu diperdangankan adalah
perempuan dan anak anak